Kegiatan Kampus

Akademi Pariwisata Yogyakarta Perkuat Edukasi Mahasiswa Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV

01 Juli 2026 · oleh Ardi Surwiyanta

Akademi Pariwisata Yogyakarta Perkuat Edukasi Mahasiswa Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV

Akademi Pariwisata Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui penyelenggaraan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV bagi mahasiswa Semester 2 dan Semester 4 Program Studi D3 Perhotelan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, di Kampus Akademi Pariwisata Yogyakarta ini menghadirkan Elly Ervinawati, S.Psi., Psikolog dari Puskesmas Depok 3 Sleman sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata (Implementation Arrangement) dari kerja sama yang telah terjalin melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Akademi Pariwisata Yogyakarta dan Puskesmas Depok 3 Sleman dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Akademi Pariwisata Yogyakarta, Drs. Ardi Surwiyanta, M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun kesadaran mahasiswa sejak dini mengenai ancaman narkoba dan HIV, khususnya sebagai bekal memasuki dunia kerja di industri perhotelan yang menuntut profesionalisme serta tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain. "Melalui kegiatan ini, saya berharap mahasiswa tidak hanya memahami bahaya narkoba dan HIV secara teori, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah generasi yang sehat, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat," ujar beliau.

Pada sesi pertama, Elly Ervinawati menyampaikan materi mengenai HIV, yang hingga saat ini masih menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat, terutama di kalangan usia produktif. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pengertian HIV, cara penularan, langkah-langkah pencegahan, dampak terhadap kesehatan, hingga pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang dapat diakses melalui layanan tenaga kesehatan profesional di Puskesmas Depok 3 Sleman. Narasumber juga mengajak mahasiswa untuk menghilangkan stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) dengan memahami informasi yang benar berdasarkan fakta ilmiah.

Materi selanjutnya membahas bahaya penyalahgunaan narkoba yang kini semakin mengkhawatirkan dengan berbagai bentuk dan modus penyebaran. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, pengaruhnya terhadap prestasi akademik maupun karier, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Salah satu topik yang menarik perhatian peserta adalah meningkatnya penyalahgunaan vape yang pada sejumlah kasus telah disalahgunakan sebagai media konsumsi zat narkotika tertentu.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Seluruh pertanyaan dijawab secara komprehensif oleh narasumber dengan pendekatan ilmiah sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko. Ke depan, Akademi Pariwisata Yogyakarta dan Puskesmas Depok 3 Sleman berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan edukatif lainnya yang mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan karakter mahasiswa, sehingga lahir lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi perhotelan, tetapi juga sehat, berintegritas, dan siap menjadi profesional yang berkualitas di industri pariwisata dan perhotelan.

← Kembali ke Berita